Piala Euro 2020 Batal Akibat Virus Covid-19

mpo555soccer – Piala Euro 2020 Batal Akibat Virus Covid-19. Pagelaran 4 tahunan sekali Piala Euro 2020 terancam batal akibat dari dampak virus corona. Dampak buruk virus ini yang sudah menjangkit hampir di semua negara di bumi ini. Tidak tanggung – tanggung 84 negara sudah terjangkit virus mematikan ini. Selain perekonomian yang turun drastis, dampak virus corona ini juga merambah di dunia olahraga. Beberapa ajang besar turnamen besar olah raga dunia yang pada jadwalnya akan di gelar di tahun ini, terpaksa harus di batalkan. Ajang besar seperti Olimpiade Tokyo 2020, Kejuaraan bulu tangkis Jerman terbuka, Vietnam terbuka, dan Polandia terbuka. Ajang Formula One, Kejuaraan tenis ATP Challenger 2020, Kejuaraan Golf 2020. Dan salah satu ajang terbesar yang harus di batalkan adalah Piala Eropa 2020 atau yang biasa di kenal dengan Euro Cup 2020.

Turnamen bergengsi Benua Biru, yang menurut jadwal akan di gelar pada 12 Juni hingga 12 Juli mendatang. Terpaksa harus di batalkan, keputusan berat ini harus di ambil oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (EUFA). Demi untuk mencegah penularan virus ini di lever yang lebih parah lagi. Pihak EUFA sendiri sudah mengkonfirmasi informasi ini melalu salah satu petinggi nya, yaitu Michele Uva. “Keberlangsungan Euro 2020 akan di tutup jika situasinya semakin memburuk dan kami masih menunggu keputusan pastinya,” ujar Uva. Sejatinya even Piala Eropa 2020 ini akan di selenggarakan di beberapa negara, yakni Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, Jerman, Rusia, Denmark, Irlandia, Skotlandia, Rumania, Hungaria, dan Azerbaijan akan menjadi tuan rumah dari even bergengsi ini.

Tentunya hal ini juga berdampak pada sisi finansial yang cukup besar. Jika di lihat dari even Piala Eropa sebelumnya yaitu Piala Eropa 2016 yang di selenggarakan di Perancis 4 tahun yang lalu, berhasil meningkatkan perekonomian negara itu sebesar $ 1,3 miliar menurut data dari EUFA.

Selain Piala Euro 2020 Yang Batal, Liga Sepak Bola Dunia Juga Terimbas Efek Dari Virus ini

Liga besar dunia, seperti Liga Inggris Premiere League, Liga Italia Serie A, Liga Spanyol La Liga, Liga Jerman Bundesliga, dan Liga Perancis League One telah terlebih dahulu mengumumkan penundaan sisa pertandingan mereka. Tentu saja klub – klub besar tersebut akan mengalami kerugian besar dengan adanya penangguhan ini. Klub akan kehilangan pemasukan, namun klub harus tetap melunasi gaji dari para pemain nya. Yang bisa di bilang para pemain-pemain top dunia berada di liga-liga tersebut, dengan gaji mereka yang selangit. Belum lagi ada tekanan dari pihak perusahaan untuk mengembalikan pembayaran kepada pelanggan saluran olahraga.

Even Piala Euro 2020 tahun ini sebenar nya akan berbeda dengan Piala Eropa jilid sebelum nya, pasal nya untuk tahun ini turnamen Euro Cup 2020 untuk pertama kali nya akan di gelar di 12 kota. Dan tentunya ada 12 kota yang menjadi tuan rumah dalam even besar ini. Awalnya turnamen-turnamen besar ini di tujukan untuk meningkatkan perekonomian bagi negara penyelenggara nya. Namun akibat wabah virus covid-19 ini. Akhirnya bukan pendapatan yang bisa mereka hitung untuk tahun ini namun berapa besar kerugian yang mereka alami di tahun ini.

“Ini bukan hanya masalah penjualan tiket. Euro 2020 juga merupakan sumber kehidupan bagi industri pariwisata dan perhotelan di Erop,” ujar Cesar Grafietti, seorang ekonom yang berdomisili di Italia, namun dia mengkhususkan dirinya di dunia olah raga. Kita hanya bisa berdoa semoga wabah virus ini bisa segera berakhir. Agar perekonomian bisa kembali pulih, dan kita bisa kembali menikmati even-even besar olahraga dunia.

Refrensi Agen Judi Online Terbesar : MPO555